1. Yang artinya: “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kamu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya [Maksud dari padanya ialah Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam Alaihi Salam. Ini berdasarkan hadis riwayat Bukhori dan Muslim.] Alloh menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Alloh memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.”. (QS. An-Nisaa’, No. Surat: 4 Ayat: 1).
2. Yang artinya: “Adapun nikah itu sunnahku, barang siapa yang benci terhadap sunnahku maka dia bukanlah dari golonganku”. (HR. Bukhori).
3. Yang artinya: “Hai golongan pemuda, barangsiapa yang sudah mampu menikah maka hendaklah ia menikah karena menikah itu dapat memejamkan mata dan menjaga farji. Dan barangsiapa yang belum mampu (untuk menikah) maka sebaiknya dia berpuasa, karena puasa itu baginya akan menjadi perisai”. (HR. Bukhori).
4. Yang artinya: “Dan bergaullah dengan mereka (isteri) dengan baik. Apabila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena barangkali kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Alloh menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”. (QS. An-Nisaa’, No. Surat: 4 Ayat: 19).